BadMood di Hari Selasa Pagi

Selasa pagi saya berencana mengantarkan keponakanku pulang kerumahnya karena ibunya menyuruhnya pulang walaupun sebetulnya hari ini juga masih hari libur sampai hari kamis. Motorpun distarter dan ketika motor hendak jalan tiba-tiba saya teringat ada yang ketinggalan yaitu handphone ku dan juga baju keponakanku,ahirnya saya kembali masuk ke
dalam rumah untuk mengambilnya.


Setelah semuanya dirasa tidak ada lagi yang ketinggalan, maka saya melaju kendaraan menuju rumah kakak saya yang jauhnya sekitar 60km dari rumah saya. Ketika ditengah perjalanan kira-kira sudah separuh jarak atau sekitar 30km, saya melihat indikator bahan bakar motor sudah diambang garis merah alias harus segera diisi sebelum kehabisan total dan memang didepan saya ada spbu. Saya pun meraba saku celana saya sambil tetap melaju kendaraan, dan saya kaget karena disaku celana ternyata dompet saya tidak ada,saya berhenti dan menggeledah isi tas dan memang tidak saya temukan dompet tersebut padahal bensin udah mau habis sementara di saku celana tidak ada uang sepeserpun.

Saya tanyakan ke keponakanku apakah dia bawa uang, alhamdulilah dia mengantongi duit walaupun cuma 4.000 rupiah, setidaknya bisa mengisi bensin agar bisa kembali ke rumah. Ahirnya saya membeli bensin dan kembali balik kerumah untuk mengambil dompet saya yang ketinggalan. Sesampainya dirumah ternyata dompet saya tergeletak dimeja kamarku, huhfffft.....bener-bener dah bikin jengkel aja nie dompet.

Karena mood  udah gak bisa dikompromi terpaksa saya batalkan acara mengantar keponakanku itu, saya merasa ini adalah firasat tidak baik kalau diteruskan, takut terjadi apa-apa diperjalanan nanti. Sebelum sampai rumah untuk mengambil dompet, motorku juga sempat tergelincir dan membuat motor menyerempet pohon tehtehan dipinggir jalan dekat rumahku walaupun tidak sampai jatuh. Hingga tulisan ini saya buat,mood saya masih belum normal alias masih badmood akibat kejadian tadi pagi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar